Cerita di Guntur yang Tak Pernah Luntur

Hari jum’at, tanggal 03 April 2020 pukul 20.15, ku mencoba mengenang kembali pengalaman pertama kali mewujudkan kalimat yang ada dalam film 5 cm, yaitu “kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya”.

Tak pernah sebelumnya ku membayangkan untuk menginjakkan kaki diatas gunung. Memang bagi yang belum pernah naik ke atas gunung, akan berpikir “ngapain cape-cape naik gunung, terus turun lagi. Terus tujuan naik gunung buat apa?”

Dan awalnya ku berpikir seperti itu.

Namun, setelah ku mencoba pertama kali naik gunung bersama sahabat-sahabatku yaitu Renaldi, Agiet, Reza, Gina dan Mia, hal yang membuatku ragu “apa aku bisa?”

Ternyata dapat terbalas dengan istimewa. 

“aku berada diatas awan.” Ucapku dalam hati.

Tak tahu bagaimana caranya tuhan membisikkan ke telingaku, hingga pada akhirnya menyentuh dasar hati.

Ini adalah sebagian kecil anugerah yang telah tuhan berikan kepada manusia. Aku sangat bersyukur dapat menghirup udara segar, matahari pagi yang seolah memberi sambutan dengan peluk hangatnya, awan biru yang mendorongku hingga pada akhirnya aku sampai ke puncak bersama sahabat-sahabatku.


Ku ukir semua impian, cita dan cinta yang belum tercapai. Menganggap semua harapan seperti langkah kaki yang senantiasa menuntun untuk segera mewujudkannya, menginjakkan kaki diatas puncak. 

Entah dengan siapa aku berada diatas nanti, yang jelas aku bersyukur pernah menapakkan kaki “diatas” guntur, ini adalah kebahagiaan yang tak terukur.

Suatu saat, semoga aku bisa kesana lagi. Rindu.
Next Post Previous Post
3 Comments
  • Unknown
    Unknown April 4, 2020 at 7:05 AM

    Amazing ☹🥺

    • Rendi Riansyah
      Rendi Riansyah April 4, 2020 at 11:02 AM

      Rindu :')

    • Rendi Riansyah
      Rendi Riansyah April 4, 2020 at 11:02 AM

      Rindu :')

Add Comment
comment url