Skip to main content

Partisi Hardisk Hilang Saat Instal Ulang

hard-drive

Partisi Hardisk Hilang Saat Instal Ulang - Pernah suatu hari, Saya melakukan install ulang pada Laptop milik Saya, yang saat ini digunakan untuk nulis artikel pada blog. 

Setelah semua proses instalasi selesai, termasuk memasukkan dan install CD Driver. Saya baru sadar, ternyata ada satu partisi yang hilang dan tidak tampil di Windows Explorer. Padahal pada saat proses instalasi tidak “otak-atik” partisi. Bahkan tidak ada niat sedikitpun untuk menghapus partisi.

Setelah membaca artikel mengenai tutorial untuk menampilkan partisi yang hilang, lalu Saya mencoba mengikutinya, dan akhirnya berhasil. Sekarang partisi tersebut sudah kembali tampil di Windows Explorer.


Baca juga:

Tips Merawat Laptop yang Baik

Perbandingan AMD dan INTEL

Cara Cek Spesifikasi Komputer


Solusi untuk menampilkan partisi harddisk yang hilang setelah instal ulang, berlaku bagi Kamu yang telah selesai menginstall ulang Windows. Seperti Windows XP, Windows 7, Windows 8 dan Windows 10. Mungkin bagi Kamu yang termasuk pengguna setia Windows, bisa mengikuti cara-cara ini dan simak saja artikel ini sampai dengan selesai.

Semua pengguna komputer, pasti sudah paham mengenai apa itu harddisk. Jika ditanya apa itu harddisk, kamu akan menjawab seperti apa? Pasti kamu akan menjawab “sebuah perangkat keras yang berfungsi sebagai media untuk penyimpanan data”. Betul sekali! 100 lah buat kamu :D

Nah, semua data yang berada dalam media penyimpanan Harddisk tidak akan hilang, meskipun komputer atau laptop yang kamu gunakan telah dimatikan. Sedangkan Partisi itu merupakan pembagian ruang kosong pada Harddisk, berdasarkan nama File System atau nama yang bisa Kamu sesuaikan sendiri. 


Baca juga:

Cara Upgrade ke Windows 11 Gratis

Cara Aktivasi Windows 7 32 Bit


Biasanya, kalau yang sering Saya temukan, ketika melihat komputer atau laptop punya teman, nama Partisinya itu DATA (D), DATA (E), intinya masih secara default.

Tidak tahu alasannya mengapa orang-orang seperti mereka, tidak berniat untuk mengubah nama Partisi. Padahal, menurut Saya pribadi hal seperti itu memang penting. Karena berguna untuk memudahkan pengguna komputer dalam mengelola data. Seperti memisahkan File System dengan data-data yang bersifat pribadi.

Sepertinya, ini akan terlalu jauh jika Saya meneruskan pembahasan yang diatas. Sekarang langsung saja simak tutorialnya!


Cara Menampilkan Partisi Harddisk yang Hilang setelah Install Ulang


Langkah pertama: Buka Windows Explorer. Bisa dengan menekan tombol Windows + E pada keyboard. Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini, bahwa partisi yang muncul hanya 1 yaitu Local Disk (C). Sedangkan sebelum install ulang, terdapat 2 partisi yaitu Local Disk (C) dan New Volume (D).


Langkah kedua: Klik kanan pada This PC, lalu pilih Manage. Untuk melihat manage storage, events,task scheduling, services dan yang lainnya.


Langkah ketiga: Klik Computer Management, kemudian pilih Storage.


Langkah keempat: Klik Disk Management.



Langkah kelima: Pilih partisi mana yang tidak muncul di Windows Explorer. Sebagai contoh, partisi yang tidak muncul pada komputer saya yaitu New Volume (D) atau Disk 1. Maka, pada partisi dengan nama New Volume (D) lakukan klik kanan, lalu pilih Change Drive Letter and Paths..


Langkah keenam: Klik Add.


Langkah ketujuh: Silakan pilih Asign the following drive letter. Kemudian disebelah kanan pilih drivenya. Saya beri contoh drive D.


Langkah kedelapan: tekan OK.



Langkah kesembilan: Hasilnya seperti gambar dibawah ini. Kedua partisi sudah muncul di Windows Explorer.


[Untuk diperhatikan!]

Pada saat memilih Drive letter, Kamu dapat memilih drive letter dengan huruf yang Kamu inginkan, Kecuali drive letter yang sudah tampil di Windows Explorer. Contohnya, jika pada Windows Explorer Drive D sudah digunakan, maka Kamu tidak dapat memilih kembali Drive D. Kamu dapat memilih drive A-Z, selain drive yang sudah digunakan.

Kasus seperti diatas memang merupakan hal yang sudah biasa, jadi tidak perlu dikhawatirkan. Kamu dapat menyimpan di Bookmark Browsermu atau membagikan artikel ini, jika ada teman Kamu yang mempunyai kasus yang sama.

Jangan sungkan untuk memberikan pertanyaan di kolom komentar! Terima Kasih.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar