Skip to main content

Cara Membuat Personal Branding

  

Cara Membuat Personal Branding


Cara Membuat Personal Branding - Secara umum Personal branding (pencitraan) adalah cara untuk memperkenalkan diri kepada orang lain. Tentu saja hal ini tidak boleh dilakukan sembarangan, tetapi harus dipertimbangkan dengan matang. Jadi apa langkah pertama dalam membangun personal branding?

Sebelum menjelaskan mengenai pembahasan personal branding, Saya akan sedikit cerita bahwasanya Saya sempat mengikuti sebuah seminar mengenai bagaimana cara membangun sebuah personal branding, yang narasumbernya adalah Ahlam Nauval dan Sindy Mutmaina. 

Ahlam Nauval, yaitu seorang penasehat milenial Gubernur Jawa Barat tahun 2020, dan Sindy Mutmaina, yaitu seorang model fesyen, akan berbagi tips mengenai bagaimana cara membangun personal branding hingga sampai mencapai karirnya saat ini.

Baca juga:

Kata-kata Bijak tentang Overthinking


Hal pertama yang harus dilakukan yaitu Kamu harus mengenali dulu diri Kamu sendiri, sebelum beralih ke personal branding, tentunya kamu perlu mengenal diri Kamu terlebih dahulu. 

Kemudian Ahlam bertanya kepada audiens tentang seberapa penting kita mengenal diri sendiri, lalu bagaimana agar kita dapat dikenal oleh orang lain? Kamu tidak membangun personal branding, maka akan secara otomatis Kamu juga tidak akan tahu bagaimana mengenali diri sendiri.

Selain itu, Sindy juga mengatakan, salah satu cara agar kita dapat mengenal diri sendiri adalah dengan mengetahui perasaan dan motivasi kita saat melakukan sesuatu. 

Contohnya saja saat beliau mengikuti beberapa kegiatan, seperti mengikuti kegiatan paskibra, lalu karate hingga belajar bermain piano. Beliau merasa nyaman, tetapi beliau juga sempat bertanya-tanya lagi, apakah dengan hal tersebut benar-benar ingin membuatnya tetap berada di sana? Sehingga mempertanyakan mengenai apa yang kamu lakukan dan apa motivasinya?

 Baca juga:

9 Hal Kecil yang Berpengaruh Besar


Kemudian yang kedua, tetapkan tujuan dan sasaran. Dalam hal ini tentunya kita perlu mengetahui apa tujuannya ketika kita ingin dikenal sebagai sesuatu oleh orang lain. Jangan sampai tujuan kita tidak jelas, apalagi kita hanya ingin menyombongkan diri.

Selanjutnya, tentukan audiens Kamu. Ketika kita memiliki suatu keterampilan dan ingin mengembangkannya, tentunya kita perlu mengetahui dimana dan kepada siapa bakat tersebut dapat dikembangkan. 

“Misalnya saya adalah seorang MC yang artinya harus menjadi brand event, atau Sindy sebagai model berarti untuk brand atau fotografer,” kata Ahlam.

Penentuan audiens juga penting ketika Kamu ingin membranding diri di media sosial. Pentingnya adalah untuk menetapkan bagaimana kita ingin dikenal di dunia maya. 

Sindy juga menambahkan:

"Modeling adalah portofolio saya, tapi di media sosial saya ingin menunjukkan sosok saya yang sebenarnya, misalnya saya adalah orang yang pemalas. Jadi branding adalah yang nantinya mengejar Kamu."

Lalu, tunjukkan bakat dan keterampilan. Bahkan, kebanyakan orang mungkin memiliki lebih dari satu bakat. Dalam personal branding, Kamu dapat memilih satu atau lebih talenta yang memang ingin Kamu tekuni. 

Maksimalkan saja potensimu dan jangan takut untuk mencoba, kata Ahlam.

Yang terakhir yaitu konsisten dan bertumbuh adalah kuncinya. Hal ini menjadi wajib ketika Kamu akan melakukan sebuah personal branding, karena tentunya hal tersebut bertujuan untuk membangun personal branding serta membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan proses yang tidaklah mudah. 

Kemudian, ini kalimat yang menjadi motivasi saya dalam menyempatkan menulis artikel dalam satu minggu, karena berkaitan dengan membangun personal branding. 

"Jangan berhenti dan jangan takut untuk bermimpi. Jika kamu memiliki harapan, meski terdengar mustahil, ucapkanlah sehingga menjadi do'a. Saya baru mengenal dunia modeling, tetapi saya memiliki mimpi untuk menjadi model internasional. Jadi konsistenlah dan terus berkembang sampai kamu merasakan perjuangannya”.

Itulah kata-kata Sindy yang sampai saat ini memotivasi Saya dalam membuat sebuah karya, khususnya personal branding. 

Jadi, itulah cara membangun sebuah personal branding. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Kamu. Terimakasih sudah berkunjung! 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar